cara merawat baterai drone yang baik

6 Cara Merawat Baterai Drone yang Baik dan Benar

Diposting pada

Cara Merawat Baterai Drone – Baterai menjadi salah satu komponen penting yang harus ada dalam drone. Dengan adanya baterai mampu menerbangkan drone sesuai dengan kapasitas baterai. Semakin banyak daya baterainya maka akan lebih lama drone bisa terbang.

Seringkali terjadi kendala pada sistem baterai akibat tidak memperhatikannya dengan baik, sehingga dapat berakibat crash dan kerusakan berat. Maka dari itu, sangat penting untuk melakukan perawatan baterai drone supaya berjalan dengan baik.

Penanganannya harus ekstra diperhatikan agar baterai awet dan tahan lama. Penting sekali merawat baterai drone karena harganya juga tidak main. Semakin awet ketahanannya, maka budget juga akan lebih hemat karena tidak harus membeli lagi.

6 Cara Merawat Baterai Drone yang Benar

cara merawat baterai drone yang baik

Jangan Charge Baterai dalam Kondisi Panas

Sebaiknya jangan pernah melakukan pengisian daya baterai yang baru digunakan. Hal tersebut karena suhu baterai terlalu panas. Apabila tetap memaksanya, maka baterai bisa menjadi kembung dan berpotensi untuk meledak.

Isi Penuh Baterai Sebelum Terbang

Seringkali orang-orang tidak sabar menunggu pengisian daya baterai agar terisi penuh. Apalagi bila sudah terburu-buru saat menerbangkan drone. Hal ini bisa beresiko pada isi baterai yang membuatnya lebih boros.

Ketika melakukan pengisian baterai, kebutuhan setiap sel voltase harus terpenuhi semuanya secara maksimal. Maka dari itu, sebaiknya tunggu baterai benar-benar penuh agar proses penerbangan bisa tahan lama.

Gunakan Charger Bawaan

Apabila penggunaan charger bukan bawaan, hal ini akan beresiko pada baterai drone. Kalian harus memperhatikan arusnya jangan sampai lebih atau kurang. Seperti halnya jika baterai memiliki kapasitas 2200 mAh, maka charger dengan arus sebesar 2.2 ampere.

Alangkah baiknya gunakan charger khusus untuk baterai drone milik kalian. Jika charger sudah lama dan rusak, pastikan kalian membelinya dengan tepat. Jangan lupa periksa jumlah sel dan besar arus untuk proses recharge.

Simpan Baterai dengan Kondisi 40-65%

Apabila kalian ingin menyimpan baterai sekitar 10 hari atau lebih, sebaiknya kosongkan daya baterai hingga 40-65%. Mengapa? Baterai dengan daya yang penuh akan penuaan usia baterai, hal ini beresiko pada baterai yang mudah rusak.

Jangan pernah membiarkan baterai terisi penuh dalam wkatu lama. Pastikan pengisian full baterai tepat waktu. Apalagi jika kondisi kosong dalam waktu lama, hal ini dapat beresiko terhadap baterai drone yang mudah rusak dan cepat kembung.

Ganti Baterai Jika Sudah 200 Kali Dipakai

Apabila kalian sudah menggunakan baterai lebih dari 200 kali, sebaiknya ganti dengan yang baru. Tips ini seringkali kalian gunakan oleh pemilik drone profesional. Salah satu tujuannya adalah agar drone tetap terjaga dan selalu aman.

Usia pemakaian baterai dari pabrikan juga menyarankan hal itu, perlu mengganti unit baterai jika sudah terpakai lebih dari 200 kali. Hal ini juga bermanfaat agar tidak terjadi masalah pada drone akibat baterai yang boros dan mendadak mati.

Tempatkan Baterai dengan Tepat

Penempatan yang salah juga beresiko pada baterai yang mudah rusak. Simpan baterai drone pada tempat yang kering dan sejuk. Kurang lebih simpan pada suhu ruangan antara 22 derajat celcius hingga 28 derajat celcius.

Jangan tempatkan baterai pada suhu yang panas seperti di dalam mobil atau lainnya. Suhu panas akan beresiko terhadap baterai yang cepat rusak hingga mengalami kerusakan pada sel baterai. Dengan begitu, kalian tidak bisa menggunakannya.

Itulah 6 cara merawat baterai drone yang baik dan benar. Terapkan dengan baik agar kondisi baterai menjadi lebih awet.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.